Authors Posts by operator

operator

259 POSTS 0 COMMENTS

0 17

WhatsApp Image 2018-11-09 at 20.18.45JABUNG – Wakil Bupati (Wabup) Malang Drs. H. M. Sanusi, MM, Jumat (9/11) malam menghadiri Lailatul Hadrah yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Ishari se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Sunan Kalijogo Kecamatan Jabung. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Ishari se Jawa Timur, Pengasuh dan Keluarga Besar Pondok Pesantren Sunan Kalijogo, Para Alim Ulama, Kyai, serta Muspika Jabung.

Dalam sambutannya dihadapan ribuan jamaah pondok pesantren setempat, bahwa peringatan seperti ini, setiap tahun selalu diselenggarakan di tempat-tempat lain di Kabupaten Malang. “Semua itu kita lakukan sebagai ungkapan penghormatan dan kecintaan kita yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW, pembawa risalah kebenaran bagi umat manusia. Hari ini merupakan momentum yang membahagiakan bagi kita semua khususnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kita seakan diajak untuk tiada henti mengucap syukur kepada Allah SWT karena telah diberikan nikmat dan hidayah yang tiada ternilai yaitu nikmat menjadi umat Nabi Besar Muhammad SAW, dan hidayah sebagai penganut agama Islam,” ucapnya.

Diyakini oleh seluruh kaum muslimin, Nabi Muhammad SAW sebagai teladan yang terbaik bagi umat manusia. Tidak ada seorang pun yang dapat meragukan keagungan pribadi Rasulullah SAW, dan keperibadiannya menjadi contoh teladan dalam segala hal. Dengan demikian, keteladanan Nabi Muhammad SAW adalah sesuatu yang utama bagi setiap umat. “Mudah-mudahan, dengan mengikuti keteladanan beliau, kita mampu memperbaiki sistem dan tatanan yang ada di daerah kita ini ke arah yang lebih baik dan tujuan yang mulia, guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Malang yang Baldhatun Thoyyibatun Wa’robbun Ghofur. Saya cukup bangga dengan ishari yang tidak pernah surut dalam keadaan apapun, saya yakin ishari tetap berkomitmen terhadap NKRI, persatuan, dan kesatuan bangsa,” harapnya.

Diakhir sambutannya, Wabup mengajak kaum muslimin dan muslimat di Kabupaten Malang untuk senantiasa memperteguh keyakinan dan semangatnya untuk melanjutkan pembangunan khususnya di Kabupaten Malang. “Mari kita bangun Kabupaten Malang kita di atas fondasi keimanan dan ketaqwaan yang kuat. Mari kita bangun Kabupaten Malang dengan kebersihan jiwa dan kesucian nurani sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah. Dengan meyakini dan melaksanakan ajaran itu, insya Allah Kabupaten Malang akan menjadi kabupaten yang maju, sejahtera dan berperadaban mulia di masa depan,” doanya diikuti ucapan aamiin dari seluruh jamaah.

 

0 24

WhatsApp Image 2018-11-06 at 09.51.59Tes urine deteksi penggunaan narkoba digelar serentak di  kantor kecamatan jabung, Senin  5 Nopember 2018. Sasaran tes urine yaitu jajaran PNS kecamatan, Muspika kecamatan Jabung, Dinas Instansi yang ada dilingkup Kecamatan serta Sekretaris Desa Se Kecamatan.

Pelaksanaan tes urine digelar segera setelah apel pagi. Para PNS langsung mendapat nomor urut untuk melakukan tes urine.

Salah satu PNS di Kecamatan, mengatakan, dirinya baru menjalankan kali pertama tes urine bagi PNS. “Buat saya ini pertama kali sebagai PNS, tapi waktu pendaftaran sebagai CPNS sudah pernah tes urine,” katanya.

Menurut dia, para PNS tak perlu takut menjalani tes urine jika memang tak menyalahgunakan narkoba. “Kalau memang tidak menggunakan narkoba kenapa takut ikut tes urine,” ungkapnya.

Menurut Harjono, kegiatan ini menjadi bagian dari reformasi birokrasi. “Mewujudkan PNS bebas penyalahgunaan narkoba. Jika terbukti hukuman cukup berat, bisa sampai pemberhentian secara tidak hormat,” ungkapnya.

Apalagi muncul edaran dari Menteri Dalam Negeri agar pemerintah daerah melakukan tes urine secara berkala. “Kami akan lakukan tes urine minimal 1 kali dalam setahun

0 19

JABUNG – Wakil Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM didampingi sejumlah OPD Kabupaten Malang menggelar kunjungan kerja ke tiga desa yang masuk wilayahKecamatan Jabung, Selasa (30/10) siang. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk melanjutkan program prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Malang meliputi menurunkan angka kemiskinan, mengoptimalkan potensi sektor pariwisata dan memperkuat daya dukung lingkungan hidup.

WhatsApp Image 2018-10-30 at 12.20.06Wabup mengawali kegiatan dengan menggelar dialog bersama para anggota kelompok tani, kelompok peternak, dan kelompok perikanan serta kepala desa se Kecamatan Jabung di pendopo kecamatan setempat. Tercatat, Kecamatan Jabung memiliki gapoktan yang tersebar di 15 desa se Kecamatan Jabung, meliputi ada 59 kelompok tani, 13 kelompok ternak , dan 6 kelomopok perikanan. Jabung memiliki potensi luar biasa mulai dari di bidang pertanian, perkebunan dan perikanan.

”Pak Wabup, kami petani dan peternak selama ini terus berusaha bagaimana bisa meningkatkan produktifitas. Begitu juga dengan kami para peternak sapi potong maupun sapi perah. Kami berharap bantuan dari Pemkab Malang agar turut mendukung terkait antisipasi kesehatan ternak. Selain itu, jika di pertanian ada subsidi pupuk, kami belum ada subsidi pakan ternak. Kami tentu sangat ingin meningkatkan upaya manajemen pakan, perawatan dan bibit karena selama ini kami masih menggunakan tradisional,” ujar Sutrisno, salah satu peternak saat berdialog dengan Wabup.

Pak Sanusi, sapaan akrab Wabup begitu welcome menampung masukan dan saran serta uneg-uneg para petani dan peternak, hingga sejumlah kepala desa yang menyampaikan aspirasinya. Wabup menegaskan, kegiatan kunjungan ke Jabung kali ini adalah meneruskan program Bupati Malang dalam upaya peningkatan ekonomi kerakyatan. Ia melihat dan meninjau mana saja potensi yang bisa dikembangkan dan ternyata perlu sentuhan teknologi karena mayoritas masih menggunakan konsep pengelolaan tradisional.

”Misalnya, ternak sapi perah rata-rata per ekor baru menghasilkan 10 liter per hari. Padahal idealnya harus sudah sampai 20-25 liter per hari. Sejauh ini masih belum ada ke angka ideal. Bahkan di peternakan sapi perah milik perusahaan susu yang berdomisili di Kabupaten Malang bisa menghasilkan 32 liter per hari. Sehingga jika melihat angka itu produktifitas sapi perah warga ini kalah jauh dan harus bisa mengejar ketertinggalan itu. Pemkab melalui dinas-dinas terkait akan bantu carikan solusi dan kalau perlu memberikan bantuan agar produktifitas itu meningkat,” ujar Pak Sanusi memotifasi.

Wabup juga menjelaskan, di sektor peternak sapi potong juga demikian hasilnya masih standart semua, belum ada yang per hari nya mampu meningkatkan bobot sapi ternaknya hingga 1,5 kg per hari. Karena itu, Pemkab Malang diakuinya, ke depan akan turut kelola potensi-potensi tersebut agar nilai ekonominya tambah. Tak terkecuali, sektor pertanian juga akan dikembangkan dan mencarikan solusi terbaik.

”Pemkab juga akan kerjasama dengan perguruan tinggi di Malang raya untuk mengembangkan potensi perekonomian di daerah. Kita upayakan terlebih dahulu lakukan kajian, cari solusi apa perlu bantuan, maka Pemkab akan bantu. Seperti juga sektor perikanan juga akan kami bantu. Meski populasi sapi di Kabupaten Malang mencapai 243 ribu ekor, dan kebutuhan lokal lebih dari 80 ribu ekor. Sementara produksi kelahiran lebih 160 ekor sapi per tahunnya,” tambah Wabup.

Sedangkan untuk mengantisipasi kekeringan, Pemkab melalui BPBD, akan turun memberikan bantuan air bersih bagi warga. Tak ketinggalan, untuk depannya juga akan ditata konsep pipanisasinya oleh Bapedda. Pak Sanusi, sapaan akrab Wabup yang hadir didampingi Sekretaris Daerah, Ir. Didik Budi Muljono, MT melanjutkan kunjungan langsung ke titik lainnya untuk peninjauan dan pembinaan. Diawali ke rumah Riatno, kelompok ternak lele di Desa Slamparejo, lanjut ke kelompok peternak sapi Agung Jaya Desa Kemantren dan kandang ternak Suhardi Gapoktan Sukolilo Desa Sukolilo.

0 53

WhatsApp Image 2018-10-05 at 16.51.56Jabung 5 Oktober 2018, Telah dilaksanakan kegiatan Cangkruk an bareng dalam rangka HUT TNI ke 73 Tahun 2018 yang bertempat di kebun kopi Desa Taji Kecamatan Jabung yang dihadiri Oleh DANREM, DANDIM, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Muspika Kecamatan Jabung serta Masyarakat Desa Taji.

0 150

JABUNG – Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna memimpin pelaksanaan hari kedua Bhakti Sosial Menata Desa (Bina Desa) di Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kamis (6/9) siang. Pak Rendra, sapaan akrab Bupati yang didampingi istri sekaligus menjabat TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Jajuk Rendra Kresna turun langsung menyapa masyarakat Desa Jabung dengan meninjau sejumlah titik kegiatan pendukung desa agar lebih maju.

Bupati mengawali kegiatan dengan kunjungan ke rumah warga yang berkesempatan mendapat program bedah rumah atas nama Narsih dan Darimah warga Jalan Kertosari Dusun Jabungkidul. Sedangkan, Bu Jajuk langsung menyapa kegiatan pembinaan PAUD. Sementara, Pak Rendra lanjut memberian santunan kepada masyarakat kurang mampu di Panti Asuhan Al-Irsyad di Dusun Jabunglor, mengunjungi kegiatan pelatihan olahan susu dan bazar warga.

Bupati juga berkunjung ke Dusun Gunungkunci disambut oleh kesenian kuda lumping dan drumband dalam rangka sambang proyek dan penandatanganan prasasti PJU dan tembok penahan. Pak Rendra bersana istri dan rombongan menyaksikan penampilan seni dan kreasi warga Dusun Krajan di panggung kehormatan di rumah kepala desa, terletak di Dusun Krajan.

Bupati juga meresmikan Kampung Topeng yang terletak di Jalan Semeru, Dusun Krajan. Peresmian kampung tematik ini ditandai dengan pemukulan kentongan dan dilanjutkan menyaksikan tarian topeng dan kreasi Kampung Topeng. Bupati didampingi sejumlah OPD serta Camat Jabung dan Kepala Desa setempat.

”Kondisi Desa Jabung ini bukan desa yang berpredikat tertinggal, karena termasuk desa yang maju. Bahkan nanti menuju sebagai Desa Mandiri. Desa Jabung ini akan menjadi salah satu pusat pengembangan jalan lintas antara Abdurahman Saleh ke tempat wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Disini akan menjadi kota, pertemuan dan tempat transit jalur tersebut,” terang Pak Rendra saat diwawancari awak media didampingi Humas Protokol Kabupaten Malang, tadi siang.

Bupati lantas menjelaskan, Desa Jabung akan menjadi jalur baru dan utama penunjang Gunung Bromo sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan Indonesia. Dari Abd Saleh, jalan itu keluar lewat Dengkol, lanjut Gunung Jati, kemudian masuk Desa Jabung. Desa Jabung ini akan dipersiapkan sebagai sebuah kota dengan memiliki rest area dan sebagainya. Kemudian dari Jabung ke Slampar, lanjut Kemiri kemudian langsung naik ke kawasan Gunung Bromo, umumnya ke area wisata TNBTS.

”Di dalam desa ini sudah bagus inventasinya. Banyak potensi yang bagus di dalam desa ini. Contohnya, ibu-ibunya juga sudah terampil, juga dengan pemudanya, ada kampung seni dan kampung topeng, seperti sanggar seni Gunungsari. Bicara atraksi disini juga cukup, jadi di Desa Jabung ini tinggal akomodasinya saja yang diperkuat lagi,” pungkas Bupati.