Tak Berkategori

0 142

13 1450

51Jabung – (15 September 2017) – Kerja bakti  halaman Kantor Kecamatan Jabung masing-masing tujuan adanya kerja bakti tersebut adalah untuk mempersatukan Staf Sehingga

terjadi hubungan yang harmonis dan tidak timbul kesalahan pahaman. Kegiatan Kerja Bakti ini rutin dilaksanakan pada hari Jum’at  dengan di koordinir oleh Bapak Sekcam Jabung yang diikuti oleh segenap Pegawai dan Tenaga Kontrak di lingkungan Kantor Kecamatan Jabung. Hal ini dimaksud untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan asri guna mendukung suasana kerja yang rapi dan nyaman.

“Kerja bakti membersihkan kantor dan lingkungan kita biasakan sebulan sekali dan saya rasa ini cukup efektif bersih di lingkungan kantor. Pasalnya lingkungan yang bersih serta hijau dengan taman yang terawat akan membuat  semua pegawai yang bekerja di dalamnya menjadi nyaman atau kerasan serasa seperti di rumah sendiri,” kata  Camat Jabung ACHMAD JASID, M,S.i saat ditemui di sela-sela kegiatan.

0 301

fffJABUNG – Ratusan regu Pramuka membanjiri bumi perkemahan lapangan tembak Brigif Para Raider 18 Kostrad, Jabung, Kabupaten Malang dalam acara “Gelora Madrasah” tahun 2017.

Jumlah peserta yang membludak hingga 10.800 siswa siswi madrasah sangat antusias mengikuti kegiatan pramuka ini. Mereka berasal dari MI, MTS, MA dari seluruh Kabupaten Malang.

Ketua Panitia Gelora Madrasah 2017, AS Mukhlis menjelaskan, antusiasme peserta yang mengikuti pramuka ini lebih dari yang dibayangkan.

“Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan, panitia mengira hanya sedikit yang berminat, ternyata sebaliknya, semua sekolah madrasah sangat antusias mengikuti,”jelasnya.

Melalui Gelora Madrasah diharapkandapat mengangkat madrasah bersanding untuk membangun kaun muda dalam kompetisi ditingkat provinsi maupun nasional.

Sementara itu Kementrian Agama Kabupaten Malang, Imron MAg, mengatakan, Kemenag Kabupaten Malang sangat mengapresiasi kegiatan pramuka madrasah ini, ia berharap usai kegiatan ini diharapkan bisa dijadikan ajang untuk memupuk rasa percaya diri bagi siswa-siswi madrasah.

“Modal paling utama untuk menjadi seorang pemimpin adalah percaya diri. Anak-anak madrasah bukan hanya mengandalkan kepintaran dalam menjadi pemimpin, tapi juga harus berbudi luhur,”

0 252

SETIAP tanggal 14 Agustus pasti seluruh Pramuka Indonesia memperingati hari Pramuka. Tujuan untuk memperingati hari pramuka Indonesia itu sendiri yakni untuk menciptakan bangsa yang berkarakter serta bermartabat dengan melalui kegiatan pramuka.

Pramuka itu sendiri berasal dari kata Praja Muda Karana yang mempunyai arti sekumpulan anak-anak muda yang suka berkarya. Untuk identitas dari seorang pramuka yaitu mengenakan sragam berwarna coklat, serta simbol untuk pramuka Indonesia yakni tunas kelapa.

Dalami kesempatan ini SDN Kemantren 1 mengadakan Upacara Hari Jadi Pramuka yang ke 56 Tahun 2017 bertempat di Halaman SD Kemantren 1 Jabung. Drs. ACHMAD JAZID, M,Si selaku camat Jabung membacakan  teks sambutan tersebut.

Secara formal gerakan pramuka itu sendiri lahir pada tanggal 20 Mei 1961, karena pada tanggal tersebut Pj. Presiden Republik Indonesia menandatangani Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961. Dengan adanya penandatanganan tersebut, maka seluruh kumpulan muda-mudi Indonesia berkumpul menjadi satu yang disebut dengan Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana disingkat Gerakan Pramuka.

Namun demikian pada tanggal 14 Agustus 1961 toh akhirnya Presiden Soekarno menyerahkan panji-panji Gerakan Pramuka kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang pertama. Tanggal itulah yang kemudian diperingati menjadi Hari Pramuka.

Untuk itu, siapa yang tidak mengenal kegiatan pramuka yang merupakan kegiatan wajib di sekolah-sekolah. Kegiatan pramuka bukan hanya untuk orang dewasa saja yang berada pada pendidikan SMA/SMK, SMP, akan tetapi anak-anak SD pun juga mengikuti kegiatan tersebut.

0 533

JABUNG – Desa siaga aktif adalah desa yang penduduknya memiliki sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan, bencana, dan kedaruratan secara mandiri. Melalui program ini masyarakat dituntut peduli dan tanggap mengatasi masalah yang kerap terjadi di masyarakat.

Memberdayakan masyarakat untuk mandiri hidup sehat menjadi modal besar atas tercapainya kualitas SDM, disamping urusan pendidikan dan kesehatan. Hal inilah yang menjadi kunci keberhasilan Desa Sidomulyo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang masuk tahap penilaian Lomba Desa Siaga Aktif tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Tim penilai dari Provinsi Jatim ini melakukan penilaian lapangan langsung di Desa Sidomulyo, Selasa (8/8) pagi, dibawah pimpinan Desi Alfiajianti M.Kes. Rombongan  disambut dengan tari kreativitas anak dan ibu TK desa Sidomulyo dan juga kesenian karawitan oleh siswa siswi SMP Desa Sidomulyo dan diterima langsung Wakil Bupati (Wabup) Malang Drs. H. M Sanusi MM, didampingi oleh Kepada Dinas Kesehatan Kab. Malang dan Camat Jabung.

Dalam sambutannya Wabup memberikan apresiasi tinggi kepada peran serta aktif masyarakat dalam pembangunan kesehatan. “Atas nama pemerintahan, saya memberikan apresiasi yang tinggi atas peran serta aktif masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Juga dalam wadah penilaian dan pembinaan penyelenggaraan desa Siaga aktif tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Menurut Wabup kegiatan ini bukan hanya untuk mendapatkan pengakuan saja. “Saya berharap melalui kegiatan ini bukan hanya untuk mendapatkan pengakuan saja. Tapi juga di harapkan dapat mendorong tingkat partisipasi masyarakat khususnya di bidang kesehatan,” terangnya.

Sementara itu Ketua Tim Penilai Provinsi Jawa Timur, yang akrab dipanggil Desi menyampaikan, kedatangnya bersama rombongan tim penilaian desa siaga aktif ini adalah untuk memverifikasi dan melihat secara langsung inovasi yang dikembangkan benar-benar dilaksanakan di Desa Sidomulyo ini.

“Yang luar biasa, bagaimana masyarakat ini bersama-sama mewujudkan apapun yang menjadi inovasi di desa ini untuk kita.  Karena di atas kertas teman-teman ini sudah sudah bagus, dan itu kita berikan apresiasi. Untuk kita langsung ke lapangan ingin melihat Apakah benar inovasi yang dikembangkan itu betul-betul dilaksanakan di desa ini,” tuturnya.

Ketua tim penilai juga berharap agar desa yang sudah menjadi desa siaga aktif tingkat madya dapat meningkat menjadi tingkat mandiri dan purnama. “39,3% dari total 8405 desa di Jawa Timur adalah Desa Siaga aktif tingkat Madya. Pada kesempatan kali ini kami ingin meningkatkan semua yang Madya ini menjadi purnama dan mandiri. Tingkatannya lebih tinggi lagi, dan lebih mandiri lagi untuk memecahkan masalah-masalah kesehatan di desa,” ungkapnya.

Hadir dalam acara tersebut OPD terkait, Muspika Jabung, Kader Desa siaga aktif, para tim penggerak PKK Desa, Tokoh Masyarakat Desa, Para Pendamping atau Mitra Desa Siaga, Muslimat dan Fatayat, serta masyarakat Desa Sidomulyo yang sangat antusias menyambut rombongan Tim penilai dari Provinsi Jatim.

0 217

1Jabung, 19 Juli 2017.

Bersama Tiga Pilar melaksanakan rapat koordinasi Keamanan, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas di lingkungan serta kepada masyarakat, peran serta seluruh elemen masyarakat sangat penting. Untuk itu, sinergitas dan meningkatkan komunikasi sangat dibutuhkan demi suasana aman, nyaman dan kondusif.

Dalam rapat itu, semua yang hadir dalam acara tersebut  diharapkan untuk bisa membantu dalam meningkatkan keamanan. Untuk itu, tempat pos kamling dihidupkan kembali. Selain itu, bila ada orang yang mencurigakan atau tamu menginap 1 kali 24 jam segera melapor ke ketua RT/RW.

Tak hanya itu saja, dalam pergaulan putra dan putrinya untuk selalu di awasi. Sehingga tidak terjerumus ke pergaulan bebas yang pada akhirnya merugikan diri sendiri.

bersama Tiga Pilar melaksanakan rapat koordinasi Keamanan, Ketertiban dan Perlindungan

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengkoordinasikan tentang bagaimana upaya dari aparat keamanan dan juga aparat pemerintahan untuk dapat tingkatkan Ketentraman, Ketertiban dan juga dalam memberi perlindungan terhadap warga masyarakat.